Oleh: neozam | Maret 31, 2008

Buah Hati…. (karya: Neozam)

puisi ini dibuat untuk memberi semangat kepada Carratri dalam tulisan “Tuhan Dengar Doaku” dan siapa pun yang sedang ingin dan telah mempunyai Buah Hati.

Takjub disambar syukur
karna hati bisa berlungsur
mengucap syukur
pada Tuhan maha Penghibur

Takjub dalam rebah
karna hati bisa berbuah
oleh kurnia yang maha indah

Duhai buah hati di dalam diri
diamlah dikau dalam sepi
berselimutkan hatiku suci
ingin mengasuh hatimu nanti
sampai kelak waktuku mati
dan engkau gagah berdiri
di sampingku belahan hati……


Responses

  1. bagus juga…….

    ============================

    Thanks yaaa….. udah ngunjungin blogku lagi

  2. Waah, semangat… semangat…

  3. Wow.. bagus banget mas..

    Tiap detail kata begitu indah
    Merekah bak embun pagi
    Menghiasi hari bak mentari

    Luarbiasa!! saya kudu banyak belajar dari anda nih😉

    Sekalian tuker link mas..
    Semoga silaturrahmi terus terjaga…🙂

    ===============================================

    Neozam:
    waaahhh…. tiga baris puisi kamu bagus banget!!! coba lebih banyak bait lagi. saya juga harus banyak belajar. Thanks udah mampir lagi yaaa… sy akan add link kamu.

  4. untaian kalimat berbait yang indah
    dengan makna yang amat terarah

    buah hati adalah amanah Tuhan
    biarkan dia hadir di pangkuan
    kalaupun belum terhadirkan
    biarkan dia datang entah kapan

    =================================

    neozam:
    waaah bagus banget untaian bait itu…. Thanks atas pujiannya… Hanya Allah swt lah yang pantas dipuji, ilmu yang ada pada manusia hanya setetes air di lautan ilmunya Allah swt.

  5. its so beautiful…

    buat yang sedang ingin dan telah mempunyai buah hati ya?

    kalow buat yg masih single gemana?
    heheheheeh
    (pengumuman banged sih!)😛

    =======================================================

    heheheh….. gimana yaaa puisinya klo yang masih single…..???????
    belum dapat inspirasi nih…. heheheh… Thanks yaaa udah ngunjungi ………. moga tetap terjalin silaturrahmi.

  6. hem , semoga buah hatiku juga seindah itu

    =========================================

    neozam:
    Amiiiiin! semoga dilindungi oleh-Nya.

  7. rimanya enak..i–i–i–i

    ====================================

    neozam:
    makasih ya udah datang di blogku…. moga tetap terjalin silaturrahim di sini.

  8. mbok saya ya dibikinin….
    *ngarep mode on:mrgreen:

    ===========================================

    neozam:
    heheheh… iya ntar dibikinin, tapi harus ada inspirasi dulu. he… makasih ya udah datang di blogku…. moga terjalin silaturrahim di sini.

  9. mencari karya baru

  10. Kang neozam… itu juga terkait dengan cerita ane ya, yang anakku…. mengertilah sayang…..

    =================================

    neozam:
    iya, betul! saya sudah baca di blog kamu barusan. moga puisi ini menjadi spirit untuk kita dalam mendidik, khususnya buah hati atau belahan jiwa. Makasih udah singgah yaaa….

  11. “karena hati bisa berubah”

    karena hati ini pula aku bersembah
    bujur-bujur puisi yang tersekap di terali luka
    menggaungkan AsmaMu di penjuru kota
    yang nyaris kata..

    salam
    TB

    ========================================
    neozam:
    “karena hati bisa berbuah” kebalikan ‘buah hati’.
    …..
    yang nyaris kata…. (sambungannya mana Kang?, hehehe…. ) puisinya bagus! coba disambung lagi, pasti lebih total dalam makna.

    Makasih banyaaaaaaaakk…. udah nongkrong lagi di blogku. maaf belum ada postingan baru nih… moga ga jera ngunjungin yaaa….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: