Oleh: neozam | Maret 26, 2008

RONA CINTA

TAJ MAHAL, merupakan salah satu bangunan arsitektur Islam terindah di dunia, selepas dibagun. Pada tahun 1631, Raja Mongol India, Shah Jihan melakukan perjalanan ke selatan denga ditemani istrinya Mumtaz Mahal, namun istrinya itu meninggal di Burhanpur. Saat itu, Mumtaz Mahal baru berusia 39 tahun dan telah melahirkan empat belas anak.Setelah itu, selama dia tahun Shah Jihan mengurung diri di istananya dan tidak mengadakan perayaan apa pun. Untuk mengenang istrinya yang sangat dicintainya itu, makam Mumtaz Mahal di bangun dalam sebuah istana yang indah, di kota Agra, di utara Uttar Pradesh, di tepi sungai Yamuna.

Pembangunan istana ini dimulai tahun 1633 dengan pekerja 20.000 orang dan masa pembangunan 17 tahun. Para ahli arsitektur, kaligrafi, dan pengrajin batu didatangkan dari berbagai negeri, termasuk arsitek Persia bernama Isa Isfahani.

Sebegitu besarnya kah kekuatan cinta sehingga cinta Shah Jihan kepada Mumtaz Mahal terabadi bersama berdiri megahnya Taj Mahal, sebuah makam termegah di dunia!

“Cinta seorang makhluk kepada makhluk” … tak lebih. Cinta yang tertuang … Cinta yang tak ingin terbuang … cinta Shah Jihan kepada Mumtaz hanyalah cinta makhluk.

“Ledakan dahsyat” cinta dalam diri hanya layak pada Sang Rahman! Sang penggenggam jiwa, Sang pemilik Arsy.

Dalam hubungan manusia sesame manusia, cinta memainkan peranan yang penting; Cinta seorang ibu, pengorbanan cinta seorang ayah, cinta sehati terhadap sahabat, cinta terhadap lawan jenis.

Betapa tidak mudah menggantungkan cinta yang SATU kepada titik orbit yang tak mungkin ada yang menandingi. Seringkali ternyata cinta masih tergadai pada makhluk, bukan pada sang pencipta. Masih perlu terus banyak belajar tentang keimanan yang masih turun naik.

Untuk sejatinya cinta, HASBUNALLAHU WANI’MAL WAKIIL, NI’MAL MAUULAA WANI’MANNASSHIIR, “bagi kami cukuplah Allah saja pelindung yang baik bagi kami, tempat berserah diri yang baik bagi kami dan penolong yang baik bagi kami.”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: