puisi ini dibuat untuk memberi semangat kepada Carratri dalam tulisan “Tuhan Dengar Doaku” dan siapa pun yang sedang ingin dan telah mempunyai Buah Hati.
Takjub disambar syukur
karna hati bisa berlungsur
mengucap syukur
pada Tuhan maha Penghibur
Takjub dalam rebah
karna hati bisa berbuah
oleh kurnia yang maha indah
Duhai buah hati di dalam diri
diamlah dikau dalam sepi
berselimutkan hatiku suci
ingin mengasuh hatimu nanti
sampai kelak waktuku mati
dan engkau gagah berdiri
di sampingku belahan hati……
bagus juga…….
============================
Thanks yaaa….. udah ngunjungin blogku lagi
Oleh: TonKin on Maret 31, 2008
at 9:37 am
Waah, semangat… semangat…
Oleh: Edi Psw on April 1, 2008
at 12:28 am
Wow.. bagus banget mas..
Tiap detail kata begitu indah
Merekah bak embun pagi
Menghiasi hari bak mentari
Luarbiasa!! saya kudu banyak belajar dari anda nih
Sekalian tuker link mas..
Semoga silaturrahmi terus terjaga…
===============================================
Neozam:
waaahhh…. tiga baris puisi kamu bagus banget!!! coba lebih banyak bait lagi. saya juga harus banyak belajar. Thanks udah mampir lagi yaaa… sy akan add link kamu.
Oleh: azaxs on April 1, 2008
at 4:54 am
untaian kalimat berbait yang indah
dengan makna yang amat terarah
buah hati adalah amanah Tuhan
biarkan dia hadir di pangkuan
kalaupun belum terhadirkan
biarkan dia datang entah kapan
=================================
neozam:
waaah bagus banget untaian bait itu…. Thanks atas pujiannya… Hanya Allah swt lah yang pantas dipuji, ilmu yang ada pada manusia hanya setetes air di lautan ilmunya Allah swt.
Oleh: achoey sang khilaf on April 1, 2008
at 10:06 am
its so beautiful…
buat yang sedang ingin dan telah mempunyai buah hati ya?
kalow buat yg masih single gemana?
heheheheeh
(pengumuman banged sih!)
=======================================================
heheheh….. gimana yaaa puisinya klo yang masih single…..???????
belum dapat inspirasi nih…. heheheh… Thanks yaaa udah ngunjungi ………. moga tetap terjalin silaturrahmi.
Oleh: wanoja on April 2, 2008
at 6:37 am
hem , semoga buah hatiku juga seindah itu
=========================================
neozam:
Amiiiiin! semoga dilindungi oleh-Nya.
Oleh: realylife on April 2, 2008
at 2:09 pm
rimanya enak..i–i–i–i
====================================
neozam:
makasih ya udah datang di blogku…. moga tetap terjalin silaturrahim di sini.
Oleh: uwiuw on April 2, 2008
at 9:09 pm
mbok saya ya dibikinin….
*ngarep mode on
===========================================
neozam:
heheheh… iya ntar dibikinin, tapi harus ada inspirasi dulu. he… makasih ya udah datang di blogku…. moga terjalin silaturrahim di sini.
Oleh: wennyaulia on April 3, 2008
at 11:05 am
mencari karya baru
Oleh: realylife on April 4, 2008
at 2:04 pm
Kang neozam… itu juga terkait dengan cerita ane ya, yang anakku…. mengertilah sayang…..
=================================
neozam:
iya, betul! saya sudah baca di blog kamu barusan. moga puisi ini menjadi spirit untuk kita dalam mendidik, khususnya buah hati atau belahan jiwa. Makasih udah singgah yaaa….
Oleh: mutiatun on April 5, 2008
at 4:03 am
“karena hati bisa berubah”
karena hati ini pula aku bersembah
bujur-bujur puisi yang tersekap di terali luka
menggaungkan AsmaMu di penjuru kota
yang nyaris kata..
salam
TB
========================================
neozam:
“karena hati bisa berbuah” kebalikan ‘buah hati’.
…..
yang nyaris kata…. (sambungannya mana Kang?, hehehe…. ) puisinya bagus! coba disambung lagi, pasti lebih total dalam makna.
Makasih banyaaaaaaaakk…. udah nongkrong lagi di blogku. maaf belum ada postingan baru nih… moga ga jera ngunjungin yaaa….
Oleh: Nongkrong on April 5, 2008
at 10:15 pm