Balasan atas tulisan Mutia Kilau di blog http://mutiatun.wordpress.com
Gadis Berkacamata
Wahai jiwa nan indah…..
dengan kacamata sebagai petunjuk
dengan tambahan mata sebagai nikmat
Wahai jiwa nan berdawai…..
kau berlalu menahan rintihan kornea
kau bersabar dengan kelopak mata
Kau tetap punya jiwa yang indah
Kau tetap ciptaan-Nya yang ramah
Gadis berkacamata
Selalu meundukkan wajahnya
Atas andangan yang bukan haknya
Sebagai pertanda
Keimanannya begitu dalam pada-Nya
Oleh: achoey sang khilaf on Maret 28, 2008
at 4:23 am
*jadi malu…*
*bener-bener nundukin pandangan neee..h*
Oleh: mutiatun on Maret 28, 2008
at 5:57 am
Perpect!!
Gadis berkacamata
Memang begitulah wujud cinta kepada-NYa
Cinta yang tak kenal batas hampa
tak kenal dia karena Dia tempatnya menyapa
Thanks achoey sang khilaf (maaf kalau khilaf)
Oleh: neozam on Maret 28, 2008
at 6:03 am
Puisinya Bagus juga…
aku juga punya..
buka aja Blog Aku.
Oleh: TonKin on Maret 28, 2008
at 7:30 am
wah…
gadis berkacamata
keren banget, biasanya seorang yg memakai kacamata selalu menganggap dirinya kurang, seperti saya. hehehehe
puisi nya sangat bagus
walaupun dia memakai kacamata
dia tetap makhluk-Nya yang memiliki keindahan
===========================================
neozam:
makasih yaaa atas pujiannya…. kamu salah satu inspirasi lahirnya puisi ini. moga aja yang memakai kacamata ga minder, ga stress dengan kacamatanya. kesabaran melahirkan keindahan jiwa. coba baca comment saya yang lengkap di blognya mutiatun
Oleh: And_cochobery on Maret 30, 2008
at 5:22 am