Oleh: neozam | Maret 28, 2008

Gadis Berkacamata (karya: Neozam)

Balasan atas tulisan Mutia Kilau di blog http://mutiatun.wordpress.com

Gadis Berkacamata

Wahai jiwa nan indah…..
dengan kacamata sebagai petunjuk
dengan tambahan mata sebagai nikmat

Wahai jiwa nan berdawai…..
kau berlalu menahan rintihan kornea
kau bersabar dengan kelopak mata

Kau tetap punya jiwa yang indah
Kau tetap ciptaan-Nya yang ramah


Tanggapan

  1. Gadis berkacamata
    Selalu meundukkan wajahnya
    Atas andangan yang bukan haknya
    Sebagai pertanda
    Keimanannya begitu dalam pada-Nya

  2. *jadi malu…*
    *bener-bener nundukin pandangan neee..h*

  3. Perpect!!
    Gadis berkacamata
    Memang begitulah wujud cinta kepada-NYa
    Cinta yang tak kenal batas hampa
    tak kenal dia karena Dia tempatnya menyapa

    Thanks achoey sang khilaf (maaf kalau khilaf)

  4. Puisinya Bagus juga…
    aku juga punya..
    buka aja Blog Aku.

  5. wah…
    gadis berkacamata
    keren banget, biasanya seorang yg memakai kacamata selalu menganggap dirinya kurang, seperti saya. hehehehe
    puisi nya sangat bagus

    walaupun dia memakai kacamata
    dia tetap makhluk-Nya yang memiliki keindahan

    ===========================================

    neozam:
    makasih yaaa atas pujiannya…. kamu salah satu inspirasi lahirnya puisi ini. moga aja yang memakai kacamata ga minder, ga stress dengan kacamatanya. kesabaran melahirkan keindahan jiwa. coba baca comment saya yang lengkap di blognya mutiatun


Beri tanggapan

Your response:

Kategori